Solusi Online Pelajaran Kimia di Sekolah dan Kampus

T1/24/2018

Penyakit Dan Gangguan Pada sistem Peredaran Darah Manusia Bagian 2

Setelah pada bagian 1, kita sudah membahas 11 jenis penyakit yang biasanya terjadi pada sistem peredaran darah manusia, kali ini kita akan bahas kelanjutannya. Di post kali ini, akan dibagikan 10 jenis penyakit dan gangguan pada sistem peredaran darah manusia.

Apa saja itu? berikut listnya!

1. Varises
Varisel ditandai dengan membirunya pembuluh darah di bagian permukaan kulit (pembuluh vena). Hal ini disebabkan karena pembuluh vena melebar dan berubah warna.

Varises tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Namun, varises akan terlihat menggangu karena tidak menarik untuk dipandang. Beberapa orang yang menderita varises juga mengalami rasa sakit dan tidak nyaman pada bagian pembuluh vena yang melebar. Jika ini terjadi, mungkin saja ada masalah pada sistem peredaran darah penderita.

Varises umumnya disebabkan oleh kebiasan berdiri yang terlalu lama dan dengan beban berat sehingga menyebabkan tekanan pada pembuluh darah kaki meningkat. Selin itu, varises juga bisa disebabkan akrena difungsi katup kecil yang berada di pembuluh darah vena.

2. Insufisiensi Vena Kronis
Penyakit ini ditandai dengan menyatunya darah yang membawa oksigen dengan darah yang membawa karbon dioksida. Bisanya terjadi di tubuh bagian bawah. Hal ini terjadi karena pembuluh vena di bagian bawah tubuh sulit mengembalikan darah yang ke jantung.

Fakor penyebab terjadinya penyakit ini:
a. Obesitas
b. Pernah terkana varises.
c. Gaya hidup yang tidak sehat.
d. Kebiasaan duduk atau berdiri dalam waktu lama.

Penyakit ini umumnya terjadi pada ornag dnegan usia lebih dari 50 thau. Namun, wanita atau yang sednag hamil memiliki resiko terkena penyakit ini lebih tinggi.

3. Endokarditis
Merupakan penyakit infeksi pada bagian endokardium jantung. Endokardium merupakan lapisan yang melapisi ruang jantung dna katup jantung. Kondisi ini terjadi ketika bakteri yang menginfeksi bagian tubuh lain, masuk ke dalam aliran darah dan akhirnya sampai ke jantung.

Jika tidak segera diobati, maka bakteri tersebut dapat merusak katup jantng dan menyebabkan berbagai komlikasi yang mengancam jiwa penderitanya.

4. Sindrom Koroner Akut
Sindrom koroner akut terjadi ketika aliran darah menuju otot jantung terhambat secara tiba-tiba. Akibatnya, sel-sel otot jantung menjadi rusak sehingga fungsinya sebagai pemompa darah ke seluruh bagian tubuh juag terganggu.

Turunnya fungsi jantung secara tiba-tiba ini harus ditangani sesegera mungkin. Gelaja yang bisa terlihat pada seseornag yang menderita penyakit ini adalah:
1. Kesulitan bernapas.
2. Berkeringan
3. Dada sesak serasa ditekan.
4. Nyeri di bagian dada atau rahang, leher punggung lengan atau perut.

5. Stenosis Katup Pulmonal
Katup pulmonal merapakan katup yang memisahkan antara arteri pulmonalis dengan ventrikel kanan jantung. Katup ini merupakan jalur masuk darah yang mengandung karbon dioksida.

Jika terjadi kelainan pada katup ini, maka darah yang mengandung karbon dioksida dapat keluar dari jantung dan masuk ke pembuluh vena. Hal ini dapat menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas, nyeri dada dan hilangnya kesadaran.

6. Tromboflebitis
Merupakan peradangan yang terjadi di pembuluh darah akibat tersumbat oleh darah beku. Bagian tubuh yang sering terkena penyakit ini adalah kaki. Akibatnya kaki penderita yang pembuluh darahnya tersumbat oleh darah beku akan memerah dan bengkak.

Jika penyumbatan pembuluh darah terjadi jauh dibawah kulit, bisa memicu kondisi yang disebut dengan “deep vein thrombosit”.

7. Arteriitis temporal
Penyakit ini mempengaruhi arteri yang memasok darah ke bagian kepala dan otak manusia. Arteri ini bisa meradang dan rusak sehingga menimbulkan sakit kepala atau penglihatan kabur.

Penyakit ini umumnya diderita oleh mere yang usianya lebih dari 50 tahun. Jika tidak diobati, penyakit ini bisa memicu penyakit lain seperti aneurisma, stroke atau bahkan kematian.

8. Cacat Jantung Kongenital
Kondisi ini terjadi ketika bayi mengalami masa pembentukan organ di rahim sang ibu. Pada suatu keadaan, ajntung bayi bisa berkembangd engan tidka benar sehingga menyebabkan isfungsi jantung serta beberapa masalah kesehatan lainnya. Kelainan pada jantung bayi ada yang ringan dan ada juga yang berat.

9. Kardiomiopati
Kondisi ini juga mempengaruhi oto-otot jantung. Ada 4 jenis kardiomiopati yaitu;
a. Dilatasi
b. Hipertrofik
c. Iskemik
d. Restriktif
Akibat dari kondisi ini adalah jantung akan mengalami kesulitan memompa darah ke seluruh tubuh. Kondisi ini paling sering memicu terjadinya gagal jantung.

10. Takikardia Ventrikel
Penyakit ini disebabkan oleh sinyal listrik yang tidak normal pada ruang bawah jantung. Akibatnya kontraksi ventrikel menjadi tidak beraturan sehingga menyebabkan detak jantung lebih besar dari 100 denyut per menit. Sementara bagian jantung yang lain berfungsi dengan normal.

Tidak sinkronnya detak jantung ini bisa menyebabkan serangan jantung mendadak.

Nah, itulah 10 penyakit dan gangguan yang terjadi pada sistem peredaran darah manusia. 11 gangguan lain sudah di buat dalam artikel bagian satu, jadi silahkan kunjungi jika kalian ingin melihatnya! Terimakasih sudah berkunjung dan jangan lupa like, share dan komen postingan ini ya!
0 Komentar untuk "Penyakit Dan Gangguan Pada sistem Peredaran Darah Manusia Bagian 2"

Back To Top