-->

Solusi Online Pelajaran Kimia di Sekolah dan Kampus

T1/27/2021

5 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Tentang pH Larutan Basa Kuat dan Basa Lemah Beserta Pembahasannya

Di dalam artikel ini kamu dapat menemukan 5 tipe contoh soal (pilihan ganda) tentang pH larutan basa kuat dan basa lemah beserta pembahasannya.

pH larutan basa kuat dan basa lemah sama-sama bergantung pada konsentrasi OH- di dalam larutan. Namun untuk menghitung konsentrasi OH- basa kuat berbeda dengan basa lemah.

Basa kuat adalah senyawa yang mengalami ionisasi sempurna di dalam air. Oleh karena itu konsentrasi basa kuat hanya bergantung pada konsentrasi larutan basa dan jumlah OH- yang dilepaskan (valensi basa) oleh setiap senyawa ketika mengion.

Rumus untuk menghitung konsentrasi OH- dalam larutan basa kuat adalah sebagai berikut.

[OH-] = n x M basa

Di mana n = valensi basa (jumlah oh Amin yang dilepaskan oleh suatu senyawa basa ketika mengion)

Basa lemah hanya mengalami ionisasi sebagian. Di dalam larutan terdapat kesetimbangan antara molekul basa yang tidak mengion dengan ion-ion yang dihasilkan oleh molekul basa yang telah mengurangi.

Oleh karena itu, dalam menghitung konsentrasi OH- basa lemah, melibatkan suatu konstanta kesetimbangan yang disebut dengan tetapan ionisasi basa lemah Kb.

Berikut adalah rumus yang digunakan untuk menghitung konsentrasi OH- dari basa lemah.


Setelah menghitung konsentrasi Oh- yang terdapat di dalam larutan, barulah setelah itu pOH dan pH larutan basa bisa dihitung menggunakan rumus:
pOH = - log [OH-]
pH = 14 - log


Berikut ini adalah contoh soal sekaligus pembahasannya terkait materi menghitung pH larutan basa kuat dan basa lemah.

Contoh Soal 1
pH 100 ml larutan KOH 0,025 molar adalah……
A. 2 - log 2,5
B. 2 + log 2,5
C. 5 - log 2,5
D. 12 - log 2,5
E. 12 + log 2,5

Pembahasan
Untuk menjawab soal ini, Ikutilah langkah-langkah berikut.

Langkah 1: Identifikasi jenis basa
KOH adalah basa kuat golongan IA sehingga hanya melepaskan satu ini OH- ketika mengion di dalam air seperti yang ditunjukkan oleh persamaan reaksi di bawah ini.

KOH(aq) ⇒ K+(aq) + OH-(aq)

Langkah 2: Menghitung konsentrasi OH- dalam larutan
[OH-] = n x M = 1 x 0,025 = 2,5 x 10-² M

Catatan: untuk basa kuat bervalensi satu, konsentrasi  OH-nya sama dengan molaritas basa.

Langkah 3: Menghitung pOH dan pH
pOH = - log [OH-] = - log 2,5 x 10-² = 2 - log 2,5

pH = 14 - pOH = 14 - (2 - log 2,5) = 12 + log 2,5

Jawaban C

Contoh Soal 2
Larutan NH4OH (Ka = 1,8 x 10-⁵) dengan konsentrasi 0,04 M memiliki pH sebesar……..
A. 4 - 3 log 2
B. 4 + 3 log 2
C. 4 + 2 log 3
D. 10 - 3 log 2
E. 10 + 3 log 2

Pembahasan
Langkah 1: Mengidentifikasi jenis basa 

NH4OH adalah senyawa basa lemah. 
Jika kalian tidak tahu suatu senyawa basa termasuk golongan kuat atau lemah, lihat apakah di soal diketahui nilai Kb nya. Jika diketahui seperti soal ini, maka senyawa basa tersebut adalah basa lemah.

Basa kuat tidak memiliki Kb atau tetapan ionisasi karena mengion sempurna di dalam air.

Langkah 2: Menghitung konsentrasi OH- menggunakan rumus:
Langkah 3 menghitung pOH dan pH

pOH = - log [OH-] = - log 8 x 10-⁴ = 4 - log 8

Nilai pOH bisa disederhanakan lagi menjadi:
4 - log 8 = 4 - log 2³ = 4 - 3 log 2

Maka pH larutan NH4OH tersebut adalah:
pH = 14 - pOH = 14 - (4 - 3 log 2) = 10 + 3 log 2

Jawaban: E

Contoh Soal

7,4 gram padatan Ca(OH)2 dilarutkan ke dalam 500 ml air, maka pH dari larutan yang terbentuk adalah……..( Ar C = 40, O = 16 dan H = 1)
A. 13 + 2 log 2
B. 13 - log 4
C. 1 - log 4
D. 1 - 2 log 2
E. 1 + 2 log 2

Pembahasan:

Langkah 1 Mengidentifikasi jenis basa

Ca(OH)2 adalah basa kuat bervalensi dua. Ca(OH)2 mengion menurut persamaan reaksi:

Ca(OH)2(aq) ⇒ Ca²+(aq) + 2OH-(aq)

Langkah kedua: mencari mol dan konsentrasi larutan

Mol dari 7,4 gram Ca(OH)2
= gr/Mr = 7,4/74 = 0,1 mol

Konsentrasi larutan yang terbentuk
M = mol/V = 0,1 mol/0,5 L = 0,2 M 

Langkah ketiga: mencari konsentrasi OH-
[OH-] = valensi x M basa
[OH-] = 2 x 0,2 M
[OH-] = 0,4 M atau 4 x 10-¹ M

Langkah keempat: mencari pOH dan pH
pOH = - log [OH-] = - log 4 x 10-¹ = 1 - log 4 atau 1 - 2 log 2

pH = 14 - pOH = 14 - (1 - 2 log 2) = 13 - 2 log 2 atau 13 - log 4 

Jawaban: A

Contoh Soal 4
pH larutan yang dibuat dengan cara mengalirkan 0,56 L gas NH3 (STP) ke dalam 100 ml air adalah……. (diketahui Kb NH3 = 1 x 10-⁴)
A. 5
B. 7
C. 8 + log 5
D. 11 + log 5
E. 13 

Pembahasan
Pada keadaan STP (standard temperature and pressure), 1 mol gas memiliki volume 22,4 liter. 
Pada soal di atas ada 0,56 L gas NH3 pada keadaan STP. 

Maka mol NH3 sebanyak 0,56 liter tersebut adalah:

mol NH3 = V/22,4  = 0,56/22,4 = 0,025 mol

Gas NH3 sebanyak 0,025 mol ini dilarutkan ke dalam 100 ml air. Tentunya penambahan gas NH3 tidak mengubah volume air sehingga konsentrasi dari larutan yang terbentuk adalah:

M larutan NH3 = mol/V = 0,025 mol/0,1 L = 0,25 M atau 25 x 10^-² M

NH3 adalah basa lemah. Konsentrasi OH- dari larutan basa lemah dicari dengan cara berikut.


pOH dan pH dari larutan tersebut adalah:
pOH = - log [OH-] = - log 5 x 10-³ = 3 - log 5

pH = 14 - (3 - log 5) = 11 + log 5

Jawaban: D

Contoh Soal 5

Larutan Mg(OH)2 dengan konsentrasi 0,04 molar memiliki derajat ionisasi sebesar 10% pH dari larutan tersebut adalah…………
A. 11 + 2 log 2
B. 11 - log 4
C. 3 - log 4
D. 3 + log 4
E. 3 - 2 log 4

Pembahasan
Mencari Kb Mg(OH)2

Menghitung konsentrasi OH-
pOH = - log [OH-] = - log 4 x 10-³ = 3 - log 4

pH = 14 - (3 - log 4) = 11 + log 4 atau 11 + 2 log 2

Jawaban: A

Catatan penting:
Ka yang terdapat pada setiap rumus diatas sebenarnya adalah Kb, saya salah tulis, tapi malas edit, hehehe. Mohon maaf ya.

Sekian contoh soal dan pembahasan tentang yang pH larutan basa kuat dan basa lemah. Semoga Penjelasan diatas dapat bermanfaat dan menambah pengetahuan kamu dalam pelajaran kimia.
Bantu Orang Untuk Temukan Artikel Ini Lewat Tombol Share Di Bawah Ini
0 Komentar untuk "5 Contoh Soal (Pilihan Ganda) Tentang pH Larutan Basa Kuat dan Basa Lemah Beserta Pembahasannya"

Back To Top